Flora dan Fauna Indonesia

Tuesday, September 1st, 2015 - IPS, Kelas 8 SMP

Flora dan fauna Indonesia memiliki kemiripan dengan flora dan fauna dengan wilayah asia dan australia. Pada zaman glasial dimana sebagaian besar permukaan bumi masih menyatu, kawasan Indonesia bagian barat masih menyatu dengan Asia dan kawasan Indonesia bagian timur menyatu dengan Australia. Kondisi tersebut memudahkan terjadinya perpindahan hewan-hewan Asia maupun Austraia untuk berpindah ke kawasan Indonesia. Akibatnya setelah es mencair, Indonesia terpisah dengan Asia dan Australia, ada kawasankawasan tertentu di Indonesia yang jenis-jenis flora dan fauna mirip flora dan fauna yang ada di Asia dan Australia.

Kawasan yang memiliki keragaman flora dan fauna yang mirip dengan yang ada di Benua Asia disebut kawasan Asiatis. Kawasan Asiatis adalah kawasan Indonesia bagian barat yang pada masa glasial menyatu dengan Asia. Kawasan ini berada di paparan Sunda, meliputi pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Madura, dan Bali. Sementara kawasan yang memiliki keragaman dan flora dan fauna mirip Australia disebut kawasan Australis. Kawasan Australis merupakan kawasan Indonesia bagian Timur yang pada jaman glasial menyatu dengan Australia. Kawasan ini menempati paparan Sahul yang meliputi Papua dan kepulauan Maluku.

Di antara kawasan tersebut, ada kawasan yang dihuni oleh hewan dan tumbuhan yang merupakan tipe peralihan antara Asia dan Australia. Kawasan ini disebut Australasiatis. Kawasan Australasiatis merupakan kawasan Indonesia bagian tengah yang pada zaman glasial tidak menyatu dengan kedua benua tersebut. Peranannya relatif dalam daerahnya meliputi Sulawesi dan kepulauan di Nusa Tenggara. Sehingga flora dan fauna yang dijumpai di kawasan ini umumnya merupakan jenis flora dan fauna yang hanya dapat ditemukan di Indonesia.

Ketiga kawasan tersebut dipisahkan oleh garis tanda yang disebut garis Wallace dan Webber. Garis Wallace memisahkan kawasan flora dan fauna Asiatis dengan kawasan peralihan Australia. Sementara garis Webber membatasi garis flora dan fauna Australasiatis dengan wilayah Australia.

Flora dan Fauna Indonesia

1. Persebaran flora di Indonesia

Indonesia terdapat bermacam-macam tumbuhan dan hewan. Kekayaan flora di Indonesia dapat dibuktikan dengan adanya sekitar 4.000-an  jenis pohon-pohonan, 1.500-an jenis pakis-pakisan, dan 5.000-an jenis anggrek. Keberagaman jenis flora ini dipengaruhi oleh kondisi iklim, jenis tanah, keadaan air, topografi yang terdapat di tiaptiap daerah. Adapun pembagian jenis flora di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Flora Asiatis yang terletak di Indonesia Barat ada kemiripan dengan keadaan flora di Asia. Jenisnya antara lain: anggrek, kayu meranti, rotan, bunga raflesia, pinus, beringin raleseta, jati, kayu kina, dan kamper.
  2. Flora Australia yang terletak di Indonesia Timur ada kemiripan dengan keadaan flora di Australia. Jenisnya antara lain: kayu putih, sagu, dan matoa.
  3. Flora peralihan atau Australasiatis berada di bagian tengah. Jenis flora di wilayah ini merupakan perpaduan antara kawasan Asiatis dengan Australia. Misalnya: kayu cendana, kayu putih, kemiri, cemara geseng.

2. Persebaran Fauna di Indonesia

Kondisi iklim dan jenis tumbuhan yang ada sangat mempengaruhi persebaran fauna di Indonesia. Ditambah lagi dengan kondisi wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan menambah keragaman fauna di Indonesia. Pembagian fauna di Indonesia antara lain sebagai berikut:

  1. Fauna Indonesia bagian barat atau fauna Asiatis.
    Jenis fauna di wilayah ini memiliki kemiripan dengan fauna Asia.
    Jenisnya antara lain:

    1. Harimau terdapat di Jawa, Madura, dan Bali.
    2. Beruang terdapat di Sumatra dan Kalimantan.
    3. Gajah terdapat di Sumatra, mirip dengan gajah di India.
    4. Badak terdapat di Sumatra, Jawa, mirip dengan badak yang terdapat di Malaysia, Thailand, Myanmar, dan India.
    5. Banteng terdapat di Jawa dan Kalimantan.
    6. Mawas (orang utan) terdapat di Kalimantan dan Jawa.
    7. Siamang (kera berwajah hitam dan tidak berekor) terdapat di Sumatra.
    8. Tapir terdapat  di Sumatra dan Kalimantan.
    9. Kera babon terdapat  di Sumatra dan Kalimantan.
  2. Fauna Indonesia bagian Timur atau fauna Australis
    Jenis fauna di wilayah Indonesia Timur mirip dengan Australia.
    Contohnya antara lain:

    1. Kanguru pohon (hewan berkantong di Papua)
    2. Timus berkantong dan musang berkantong di Maluku bagian Timur dan Papua.
    3. Burung Kaswari di Papua, Kepulauan Aru, dan pulau Seram.
    4. Burung cendrawasih di Papua dan dan Kepulauan Aru.
    5. Burung kakatua berjambul merah dan berbulu jambul putih di Maluku.
  3. Fauna bagian tengah/fauna peralihan
    Jenis fauna di wilayah ini merupakan campuran antara fauna Asiatis dengan fauna Australis. Selain itu di wilayah peralihan ini terdapat fauna-fauna khas Indonesia.
    Contohnya antara lain:

    1. Biawak dan komodo terdapat di pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
    2. Anoa (mirip lembu dan hidup liar) di Sulawesi.
    3. Babi rusa dengan taring panjang dan melengkung di Sulawesi dan Maluku bagian Barat.
    4. Burung Maleo terdapat di Sulawesi dan kepulauan Sangihe.

Amat-amati peta persebaran fauna Indonesia berikut ini.

Flora dan Fauna IndonesiaAntara fauna Asiatis dan Australis terdapat perbedaan. Perbedaan tersebut dapat kita baca pada tabel berikut:Antara fauna Asiatis dan Australis terdapat perbedaan

Beragamnya jenis flora dan fauna di Indonesia memerlukan perhatian dan kepedulian kita dan pemerintah untuk dapat melestarikannya. Kelestarian itu penting agar generasi berikutnya menikmati potensi alam kita.Oleh karena itu pemerintah menerbitkan undang-undang binatang liar atau satwa langka dan tanaman langka.

Selain itu membuat suatu kawasan yang disebut cagar alam dan suaka margasatwa untuk melindungi flora dan fauna Indonesia.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi