Kebugaran Jasmani

Sunday, July 17th, 2016 - Kelas 10 SMA, Penjaskes

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Maksudnya, masih punya tenaga cadangan dan selalu bersemangat untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang, yaitu makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur, dan pola istirahat yang cukup agar kebugaran jasmani terjaga.

Kebugaran JasmaniKebugaran jasmani meningkatkan peredaran darah

Menjaga Dan Meningkatkan Kebugaran Jasmani

Untuk meningkatkan kebugaran jasmani harus melakukan latihan yang teratur. Kurangnya daya tahan, kelenturan persendian, kekuatan, dan kelincahan menyebabkan kondisi fisik seseorang tidak sempurna. Adapun fungsi kebugaran jasmani yang dimiliki sebagai berikut.

  1. Meningkatnya sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
  2. Meningkatnya komponen kelentukan, stamina, dan kecepatan.
  3. Mempercepat pemulihan fungsi organ tubuh setelah berlatih atau bahkan pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya ibu hamil, orang tua, dan pemulihan setelah sakit.
  4. Bagi olahragawan, derajat kebugaran jasmani yang tinggi berfungsi untuk meningkatkan prestasi.
  5. Merangsang perkembangan dan pertumbuhan bagi balita dan anak-anak.

Tes Kebugaran Jasmani

Tes kebugaran jasmani merupakan upaya untuk mengetahui derajat kebugaran jasmani seseorang. Dengan tes ini, peserta akan mendapatkan informasi mengenai kebugaran tubuhnya. Untuk memudahkan pengukuran, peserta terlebih dahulu harus mengecek derajat kebugaran jasmani awal dengan cara menghitung denyut nadi minimal atau sebelum melakukan aktivitas.

Penghitungan denyut nadi dilakukan dengan meraba nadi, kemudian menekannya sehingga terasa denyutannya. Setelah itu, hitunglah jumlah denyut nadi selama 60 detik. Hasil yang diperoleh merupakan denyut nadi istirahat.

Pada kesempatan ini, tes kebugaran jasmani yang akan dilaksanakan ialah tes lari 2,4 km. Berikut pelaksanaan tes lari 2,4 km. Tujuan:

Melatih daya tahan jantung dan paru.

Peralatan :

  1. Lintasan rata
  2. Peluit
  3. Stopwatch
  4. Bendera start
  5. Nomor dada

Pelaksanaan:

  1. Peserta memakai nomor dada, berdiri di belakang garis start dengan menggunakan start berdiri.
  2. Setelah mendengar aba-aba bahwa lari dimulai, peserta berlarilah secara continue.
  3. Berlarilah sampai menempuh jarak 2,4 km.

Setiap orang dapat mengetahui derajat kebugaran jasmani dirinya sendiri. Salah satu upayanya dengan melakukan tes kebugaran jasmani.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi