Kelainan-Kelainan Pada Sistem Pernapasan

Thursday, August 4th, 2016 - Biologi, Kelas 11 SMA

Kelainan-kelainan pada sistem pernapasan manusia ada beberapa jenis. Sistem pernapasan manusia bisa mengalami gangguan atau kelainan karena sebab-sebab tertentu. Kelainan tersebut bisa disebabkan oleh infeksi kuman, faktor bawaan, ataupun kebiasaan hidup yang salah.

Kelainan-Kelainan Pada Sistem Pernapasan

Kelainan atau gangguan pada sistem pernapasan manusia, antara lain seperti berikut.

1. Asma

Sebagian besar penyakit asma merupakan penyakit bawaan. Kambuhnya penyakit ini, antara lain karena udara kotor, udara dingin, alergi sesuatu benda, ataupun stress. Seseorang yang menderita penyakit ini ketika kambuh, otot-otot bronkusnya berkontraksi sehingga akan mengakibatkan penyempitan saluran pernapasan. Gejala penyakit ini, antara lain sulit bernapas, bunyi napas mendesah, dan batuk-batuk.

2. Sinusitis

Penyakit ini terjadi akibat peradangan yang terjadi pada sebelah atas rongga hidung (sinus paranasalis). Gejalanya berupa hidung tersumbat, ingus berbau, berwarna kuning hijau, dan sakit di daerah sinus yang terserang.

3. Renitis

Penyebab penyakit ini, yaitu adanya radang yang terjadi pada rongga hidung. Peradangan tersebut menyebabkan terjadinya bengkak pada rongga hidung dan mengeluarkan lendir. Peradangan ini dapat terjadi karena alergi terhadap benda tertentu.

4. Bronkitis

Penyakit bronkitis terjadi karena adanya radang pada selaput lendir, trakea, dan saluran bronkia. Gejala yang mengiringi penyakit ini, antara lain demam, dada terasa nyeri, dan mengalami batuk.

5. Tonsilitis

Penyebab penyakit ini, yaitu adanya pembengkakan kelenjar limfe di daerah tekak. Akibat pembengkakan tersebut menyebabkan penyempitan pada saluran pernapasan. Terjadinya pembengkakan dikarenakan infeksi suatu bakteri. Gejala penyakit ini, antara lain demam, tenggorokan nyeri sehingga sulit menelan, dan nyeri otot.

6. Tuberculosis (TBC)

TBC termasuk penyakit menular. Penyakit ini disebabkan karena bakteri Mycobacterium tuberculosa.  Seseorang yang menderita penyakit ini akan mengalami peradangan pada dinding alvelous sehingga difusi O2  akan terganggu.

7. Emfisema

Pada penderita emfisema, pada bagian alveolus robek, akibatnya pertukaran gas ke bagian-bagian alveolus terganggu dan daerah pertukaran gas menjadi lebih sempit. Anda dapat membedakan struktur paruparu penderita emfisema dengan paru-paru orang yang normal pada gambar berikut.

Kelainan-Kelainan Pada Sistem PernapasanPerbedaan paru-paru penderita emfisema (kanan) dengan paru-paru normal (kiri)

8. Difteri

Seseorang yang menderita penyakit ini, pada bagian laring dan bronkusnya mengalami penyumbatan berupa lendir. Sekresi lendir ini disebabkan oleh bakteri difteri.

9. Asfiksi

Penyakit asfiksi mengakibatkan seseorang mengalami gangguan dalam pengangkutan oksigen.

10. Pneumonia

Pada penderita pneumonia bagian alveolus terisi banyak lendir yang disebabkan terinfeksinya dinding alveolus oleh bakteri. Coba Anda perhatikan struktur paru-paru penderita penumonia pada gambar berikut.

Perbedaan paru-paru pada pneumonia dan emfisemaPerbedaan paru-paru pada pneumonia dan emfisema

Kelainan-kelainan pada sistem pernapasan manusia diatas dapat mebahayakan keselamatan penderita apabila tidak dirawat dengan baik.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi