Obat-Obatan Psikotropika Kelas 11 SMA

Wednesday, October 11th, 2017 - Biologi, Kelas 11 SMA

Obat-obatan psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis, dan bukan narkotika yang dapat menyebabkan perubahan terhadap pada aktivitas mental dan perilaku. Obat-obatan psikotropika apabila disalahgunakan akan mengakibatkan ketagihan yang akan merugikan penggunanya.

Obat-Obatan Psikotropika Kelas 11 SMA,

Obat-Obatan Psikotropika

Obat-obatan psikotropika banyak sekali yang beredar di masyarakat. Berdasarkan efek fisiologisnya obat psikotropika dibedakan, antara lain sebagai berikut.

1. Sedatif

Sedatif: bersifat menurunkan aktivitas normal otak, sehingga pemakai merasa mengantuk. Obat golongan ini dikenal sebagai obat tidur. Contohnya adalah valium.

2. Stimulan

Stimulan bekerja dengan menstimulasi sistem saraf simpatik, dengan melalui pengendalian pusat-pusat di hipotalamus. Stimulan dapat berupa kafein (pada kopi, teh, dan cola), nikotin (rokok), amfetamin, dan kokain.

3. Depresan

Obat depresan berpengaruh terhadap sistem saraf, yaitu dapat mengurangi kegiatan sistem saraf. Depresan terkenal dengan sebutan obat penenang.

Ada lima kategori utama depresan, yaitu seperti berikut.

  1. Barbiturat, yang mencakup obat-obatan seperti sekonal, nembutal, dan amital.
  2. Obat penenang, yang sering dipakai, misalnya meprobomat.
  3. Etil alkohol (etanol).
  4. Anestetik, yang mencakup eter, kloroform.
  5. Opiat, yang mencakup opium, morfin, heroin, kodem dan metadon.

4. Halusinogen

Halusinogen meliputi psilosibin, asam lisergat, dietilamida, dan dimetoksi-metilamfetamin.
Zat-zat ini dalam dosis sedang mempunyai pengaruh menghancurkan yang kuat terhadap persepsi penglihatan dan persepsi pendengaran. Juga ada peningkatan respons emosional. Dalam dosis tinggi pemakai melihat dan mendengar benda yang tidak ada sama sekali.

5. Paintkiller

Paintkiller yaitu penahan rasa sakit. Obat ini memengaruhi (menekan) bagian otak yang bertanggung jawab sebagai “pusat rasa sakit”. Contohnya adalah morfin dan heroin yang diekstrak dari tumbuhan Opium (Papaver somniferum).

Golongan obat-obatan tersebut jika digunakan sesuai petunjuk dokter akan berfungsi sesuai dengan sifatnya. Sebaliknya, jika disalahgunakan akan menimbulkan kecanduan obat (drug addiction). Kecanduan obat terjadi akibat tubuh keracunan obat secara periodik atau kronis. Kecanduan obat sangat merugikan pribadi individu yang bersangkutan serta masyarakat. Telah banyak korban penyalahgunaan obat termasuk kalangan atlet yang seharusnya menjadi figur masyarakat tentang tubuh yang sehat.

Kecanduan Obat-Obatan Psikotropika

Ciri-ciri kecanduan obat antara lain sebagai berikut.

  1. Mempunyai keinginan, keperluan, atau keharusan untuk meneruskan pamakaian Napza dan berusaha mendapatkannya dengan segala cara.
  2. Ada kecendrungan untuk menambah dosis pemakaian. Hal ini timbul karena pemakaian yang berulang dapat menyebabkan menurunnya kepekaan sehingga untuk memperoleh efek yang sama, penambahan dosis obat harus dilakukan.
  3. Menimbulkan ketergantungan. Pemakai Napza suatu saat akan merasakan kondisi fungsi-fungsi badan tidak sempurna apabila pemakaian napza dihentikan. Oleh karena itu, untuk memelihara fungsi badan agar selalu sempurna, pemakaiannya harus dilanjutkan.

Efek Samping Obat-Obatan Psikotropika

Secara spesifik, efek penyalahgunaan obat-obatan terhadap sistem saraf, yaitu menyebabkan beberapa gangguan sebagai berikut.

  1. Pendarahan otak (akibat penyalahgunaan kokain dan LSD).
  2. Gangguan jiwa (akibat penyalahgunaan shabu-shabu/Metamfetamin, ekstasi, alkohol, LSD, Thinner, kokain, morfin, ganja, heroin/putaw, Amfetamin).
  3. Matinya sel saraf (akibat penyalahgunaan thinner).
  4. Kejang (akibat penyalahgunaan Metamfetamin/shabu-shabu, heroin, putaw, ekstasi, LSD, morfin, amfetamin, dan kokain).

Sebagai generasi muda penerus bangsa kita harus mengetahui pengaruh dan bahaya obat-obatan psikotropika terhadap diri kita, oleh karena itu kita wajib menghindari penyalahgunaan obat-obatan psikotropika.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi