Ornamen Tradisional Dan Klasik

Thursday, July 16th, 2015 - Kelas 10 SMK, SMK Kriya Tekstil

Onamen adalah salah satu bukti sejarah kehidupan manusia, dimana dalam perkembangan seni sejalan dengan perkembangan penalaran pandangan hidup manusia. Hal ini dibuktikan dengan adanya warisan budaya yang turun temurun, diantaranya adalah seni ornamen atau seni hias yang mampu hidup dan berkembang di tengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Seni ornamen merupakan suatu ungkapan perasaan yang diwujudkan dalam bentuk visual sebagai pelengkap rasa estetika dan pengungkapan simbolsimbol tertentu.

Latar Belakang Sejarah Ornamen Tradisional Dan Klasik

Ornamen tradisional merupakan seni hias yang dalam teknik maupun pengungkapannya dilaksanakan menurut aturan-aturan, norma-norma serta pola-pola yang telah digariskan terlebih dahulu dan telah menjadi suatu kesepakatan bersama yang akirnya  diwariskan secara turun temurun.

Sesuai dengan pengertian tersebut, maka setiap karya seni yang telah mengalami masa perkembangan dan diakui serta diikuti nilainya oleh masyarakat merupakan suatu tradisi, adat kebiasaaan dan pola aturan yang harus ditaati, baik teknik maupun pengungkapannya.

Perjalanan sejarah ornamen tradisional sudah cukup lama berkembang. Berbagai macam pengaruh lngkungan dan budaya lain justru semakin menambah perbendaharaan senirupa, khususnya seni ornamen atau seni hias, sehingga munculah berbagai ornamen yang bersifat etnis dan memiliki ciri khas tersendiri.

Ornamen tradisional yang masih hidup di masyarakat, memiliki ciri khas tertentu, antara lain:

  • Homogen (ada keseragaman)
  • Kolektif (sekumpulan motif dari beberapa daerah yang membentuk menjadi satu kesatuan utuh sebagai motif daerah tertentu)
  • Komunal (motif yang dimiliki oleh daerah tertentu)
  • Kooperatif (kemiripan motif yang diapakai oleh masyarakat dalam daearah tertentu)
  • Konsevatif
  • Intuitif
  • Ekologis
  • Sederhana

Ciri khas tersebut dapat dilihat dari penggunaan istilah motif geometris dan organis yang diterapkan pada suatu bidang benda, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Motif-motif tersebut memiliki fungsi sebagai elemen dekorasi dan  sebagai simbol-simbol tertentu. Bentuk seni ornamen dari masa ke masa mengalami perubahan, seiring dengan tingkat perkembangan pola pikir manusia tentang seni dan budaya. Dalam hal demikian terjadilah suatu proses seleksi budaya yang dipengaruhi oleh peraturan dan normanorma yang berlaku di masyarakat.  Ornamen yang diminati akhirnya tetap dilestarikan secara turun-temurun dan mejadi ornamen tradisional, yaitu seni hias yang dalam teknik maupun pengungkapannya dilaksanakan menurut peraturan, norma, dan pola yang telah digariskan lebih dahulu dan menjadi kesepakatan bersama serta telah diwariskan secara turun-temurun.

Ornamen Tradisional Dan Klasik Yang Ada Di Indonesia

Bentuk seni ornamen dari masa ke masa mengalami perubahan, seiring dengan tingkat perkembangan pola pikir manusia mengenai seni dan budaya. Dalam hal demikian terjadilah suatu proses seleksi budaya,yang dipengaruhi oleh peraturan dan norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Konsekuensinya ialah adanya bentuk ornamen yang tetap diakui dan diminati oleh masyarakat serta adanya bentuk ornamen yang tidak diminati oleh masyarakat.

Ornamen yang diminati akhirnya tetap dilestarikan secara turun-temurun dan menjadi ornamen tradisional, yaitu seni hias yang dalam teknik maupun pengungkapannya dilaksanakan menurut peraturan, norma, dan pola yang telah digariskan lebih dahulu dan menjadi kesepakatan bersama serta telah diwariskan secara turun-temurun. Contoh ornamen tradisional dengan motif geometris, ialah ornamen yang diterapkan pada motif kain seperti: motif kawung, parang rusak, dan Truntum. Motif merupakan jenis bentuk yang dipakai sebagai titik tolak/gagasan awal dalam pembuatan ornamen, yang berfungsi untuk menunjukkan perhatian, mengenali, dan memberikan kesan perasaan. Beberapa bentuk ornamen tradisional yang ada di daerah di Indonesia:

  • Ornamen daerah Bali Ornamen daerah Bali
  • Ornamen daerah Jawa timurOrnamen daerah Jawa timur
  • Ornament daerah SurakartaOrnament daerah Surakarta
  • Ornamen daerah YogyaOrnamen daerah Yogya
  • Ornamen dari Pekalongan Jawa tengahOrnamen dari Pekalongan Jawa tengah
  • Ornamen dari Pajajaran Jawa baratOrnamen dari Pajajaran Jawa barat
  • Ornamen dari Jepara Jawa tengahOrnamen dari Jepara Jawa tengah
  • Ornamen dari Dayak KalimantanOrnamen dari Dayak Kalimantan
  • Ornamen daerah SumatraOrnamen daerah Sumatra
  • Ornamen dari SulawesiOrnamen dari Sulawesi
  • Ornamen daerah Nusa TenggaraOrnamen daerah Nusa Tenggara
  • Ornamen daerah Timor Ornamen daerah Timor
  • Ornamen daerah IrianOrnamen daerah Irian

Gambar-gambar diatas adalah contoh ornamen tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi