Pentingnya Koperasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat

Tuesday, December 15th, 2015 - IPS, Kelas 4 SD

Pentingnya Koperasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat

Koperasi merupakan organisasi dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Koperasi sekolah mempunyai tujuan yang sama dengan koperasi pada umumnya, yaitu menyejahterakan anggota. Hal itu dapat dilihat dari murahnya harga barang-barang yang dijual di koperasi sekolah. Selain menyejahterakan anggota, koperasi sekolah juga bertujuan mengembangkan disiplin, tanggung jawab, dan jiwa berkoperasi bagi anak-anak sekolah.

Koperasi sekolah merupakan salah satu bentuk dari koperasi. Kedudukan koperasi sangat penting karena perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga berasaskan kekeluargaan yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

A. Pengertian Dasar Koperasi

Koperasi merupakan suatu bentuk kerja sama dari beberapa orang untuk satu tujuan yang sama. Tujuan koperasi di antaranya adalah kesejahteraan para anggota. Untuk itu diperlukan rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam mencapai tujuan demi kesejahteraan bersama.

1. Definisi Koperasi

Koperasi berasal dari kata cooperation (bahasa Inggris). Co berarti bersama-sama. Operation berarti bekerja. Jadi cooperation berarti bekerja sama atau berusaha bersama. Kata cooperation itu kemudian diserap dalam bahasa Indonesia yaitu koperasi.

Menurut Undang-undang Koperasi No.25 Tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan landasan kegiatan berdasar prinsip koperasi dan merupakan gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

2. Prinsip Koperasi

Pengelolaan koperasi berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut.

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
  2. Pengelolaan dilaksanakan secara demokratis.
  3. Pembagian sisa hasil usaha secara adil sesuai dengan jasa masing-masing anggota.
  4. Jasa terbatas terhadap modal.
  5. Bersifat mandiri.
  6. Diperlukan pendidikan koperasi.
  7. Diperlukan kerja sama antarkoperasi.

3. Kedudukan Koperasi

Bunyi pasal 33 UUD 1945 sesudah dilakukan amandemen adalah sebagai berikut.

  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
  4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.
    Bunyi pasal 33 ayat 1 sesuai dengan definisi koperasi yaitu koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Dengan demikian kedudukan koperasi sangat penting dan sesuai dengan pribadi rakyat Indonesia yang hidup dalam suasana kekerabatan dan kekeluargaan.

4. Landasan Koperasi

Koperasi mempunyai landasan yang kokoh dan kuat yaitu:

  1. Landasan idiil : Pancasila
  2. Landasan struktural: UUD 1945
  3. Landasan mental : Setia kawan dan kesadaran   berpribadi
  4. Landasan gerak : Pasal 33 UUD 1945 dan   penjelasannya

5. Lambang Koperasi

lambang koperasiPerhatikan gambar lambang koperasi berikut ini. Tiap gambar mengandung pengertian sebagai berikut.

  1. Roda bergigi lima mengandung arti bahwa usaha atau karya koperasi selalu bergerak untuk mencapai tujuan.
  2. Padi dan kapas mengandung arti kemakmuran dan kesejahteraan.
  3. Tulisan koperasi Indonesia.
  4. Lima buah rantai saling berkaitan mengandung arti persatuan dan kesatuan.
  5. Bintang dan perisai melambangkan landasan idiil koperasi Indonesia yaitu Pancasila.
  6. Timbangan atau neraca melambangkan keadilan dalam gerakan koperasi.
  7. Pohon beringin menggambarkan lambang kemasyarakatan.
  8. Warna merah putih menggambarkan sifat nasional bangsa Indonesia.

6. Sendi Dasar Koperasi

Berikut ini adalah sendi dasar koperasi.

  1. Anggota koperasi bersifat sukarela.
  2. Kekuasaan berfungsi koperasi pada rapat anggota.
  3. Manajemen koperasi bersifat terbuka.
  4. Pembagian keuntungan bukan berdasarkan modal tetapi berdasarkan jasa para anggota.
  5. Koperasi memerhatikan  kesejahteraan anggota dan masyarakat pada umumnya.
  6. Semua usaha dilakukan bersumber pada kepercayaan pada kemampuan sendiri untuk mencapai tujuan.

7. Sumber Modal Koperasi

Koperasi mempunyai sumber modal sebagai berikut.

  1. Simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela para anggota.
  2. Bantuan kredit dari bank pemerintah.
  3. Bantuan kredit dari lembaga-lembaga ekonomi lain.
  4. Bagian dari Sisa Hasil Usaha (SHU).

8. Bidang Usaha Koperasi

Bidang usaha koperasi meliputi:

  1. Koperasi produksi, yang memproduksi barang dan jasa.
  2. Koperasi konsumsi, yang menjual kebutuhan sehari-hari para anggota dan masyarakat di sekelilingnya.
  3. Koperasi kredit, yang bergerak di bidang simpan pinjam dengan bunga ringan.
  4. Koperasi serba usaha, yang usahanya beraneka ragam sesuai keperluan anggotanya.

9. Macam-macam Koperasi

Koperasi dibedakan macamnya sebagai berikut.

  1. Koperasi primer, anggotanya paling sedikit 20 orang, dan berada di satu desa atau lebih.
  2. Pusat koperasi, anggotanya paling sedikit 5 buah koperasi primer, dan berada di satu kabupaten/kota.
  3. Gabungan koperasi, anggotanya paling sedikit 3 buah pusat koperasi, meliputi satu provinsi atau lebih.
  4. Induk koperasi, anggotanya paling sedikit 3 buah gabungan koperasi.

B. Peran Koperasi dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Sesuai dengan definisi koperasi bahwa koperasi merupakan kegiatan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan, maka tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

pentingnya koperasi bagi kesejahteraan masyarakatSetiap orang dewasa dapat menjadi anggota sebuah koperasi dan setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan.

Dengan adanya koperasi, maka rakyat kecil terbebas dari lintah darat yang memberi pinjaman dengan bunga tinggi. Selain itu, rakyat pedesaan terbebas dari tengkulak yang membeli hasil panen dengan harga rendah. Pada akhirnya, mereka bisa mengelola keuangan atau hasil panen secara gotong royong dan berdasar asas kekeluargaan.

Namun, koperasi yang baik harus dikelola oleh orangorang yang jujur dan ahli. Selain itu, anggotanya juga harus memenuhi kewajibannya dan pemerintah juga diharapkan memberikan kemudahan pada setiap koperasi yang mulai berdiri.

Biasanya di kampung atau pedesaan banyak dikembangkan koperasi simpan pinjam yang bertujuan memberikan pinjaman kepada anggotanya dengan bunga rendah. Setiap tahun keuntungan koperasi dengan dikurangi biaya disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). SHU ini dibagi kepada para anggota sesuai dengan jasa yang diberikan.

Jika kalian tinggal di daerah pedesaan, mungkin kalian akan melihat ada KUD. Koperasi Unit Desa (KUD) membantu para petani dan nelayan untuk melancarkan kegiatan mereka. Para petani mendapat  bantuan bibit unggul, pengolahan sampai penjualan hasil panen. Hasil panen itu bisa berupa padi, palawija, sayur mayur, hasil kebun, dan lain-lain. Para nelayan juga bisa menjual ikan kepada KUD dan mendapat pinjaman dengan bunga murah.

Di kota juga ada koperasi, misalnya koperasi pegawai negeri, koperasi karyawan suatu perusahaan, koperasi sekolah atau yayasan, dan koperasi para pedagang. Tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota.

Koperasi yang ada di desa dan dikota tentu memiliki kesamaan mengenai prinsip, landasan, lambang, maupun sendi dasar koperasi. Adakah perbedaan antara koperasi di desa dan di kota?

C. Kelebihan dan Kelemahan Koperasi Indonesia

Kita perlu mengetahui kelebihan dan kelemahan koperasi di Indonesia. Dengan mengetahui hal tersebut, kita dapat belajar bagaimana memanfaatkan kelebihannya, dan bagaimana mengatasi kelemahannya. Hal itu bertujuan agar koperasi benar-benar menjadi badan usaha yang melindungi dan mengayomi masyarakat.

Hal-hal yang menjadi kelebihan koperasi adalah sebagai berikut.

  1. Setiap anggota memiliki hak suara yang sama, bukan berdasar besarnya modal.
  2. Bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan bukan semata-mata mencari keuntungan.
  3. Bersifat terbuka dan sukarela.
  4. Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib tidak memberatkan anggota.

Hal-hal yang menjadi kelemahan koperasi di Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Koperasi sulit berkembang karena modal terbatas.
  2. Kurang cakapnya pengurus koperasi dalam mengelola usaha.
  3. Pengurus kadang-kadang tidak jujur.
  4. Kurangnya kerja sama antara pengurus, pengawas, dan anggota.

Selamat belajar, semoga materi singkat tentang “Pentingnya Koperasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat” diatas mudah dipahami.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi