Perkembangan Internet

Monday, July 11th, 2016 - Kelas 9 SMP, TIK

Sejarah Perkembangan Internet

Bagaimana internet bermula? Internet mula-mula dikembangkan di Amerika Serikat. Pada awal tahun 1960-an, Departemen Pertahanan Amerika membuat suatu jaringan komputer melalui proyek ARPA (Advanced Research Project Agency) yang disebut ARPANET. Mereka mendemonstrasikan perangkat keras dan perangkat lunak komputer berbasis UNIX, bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dalam jarak yang tidak berhingga melalui saluran telepon. ARPANET menghubungkan pusat-pusat penelitian departemen pertahanan dengan pusat-pusat penelitian di universitas-universitas Amerika Serikat. Data-data penting dibuat cadangan di berbagai tempat. Tujuannya adalah menghadapi kemungkinan terjadinya serangan nuklir dari negara lain (pada waktu itu dunia masih dalam suasana perang dingin). Pemikirannya, jika salah satu titik diserang, maka sistem jaringan masih tetap dapat berfungsi dan data-data penting tidak hilang. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, dan seberapa besar informasi dapat dipindahkan. Semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal untuk pengembangan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

ARPANET dibentuk secara khusus oleh empat universitas besar di Amerika yaitu: Stanford Research Institute, University of California di Santa Barbara, University of California di Los Angeles, dan University of Utah. Mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969 dan secara umum ARPANET mulai diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Pada tahun 1981, jumlah komputer yang tergabung dalam ARPANET hanya 213 komputer, kemudian pada tahun 1986 bertambah menjadi 2.308 komputer, dan menjadi 1,5 juta komputer di tahun 1993. Pada awal tahun 1980-an, proyek ARPANET dihentikan. Seluruh komputer dalam jaringan yang tercakup dalam proyek ARPANET mulai menggunakan protokol TCP/IP. Jaringan inilah yang menjadi koneksi utama (backbone) internet pada saat ini.

Proyek percobaan tersebut akhirnya dilanjutkan dan dibiayai oleh NSF (National Science Foundation), suatu lembaga ilmu pengetahuan seperti LIPI di Indonesia. NSF lalu mengubah nama jaringan ARPANET menjadi NSFNET dimana jalur koneksi utamanya (backbone) memiliki kecepatan tinggi dan dihubungkan ke komputer-komputer yang ada di universitas dan lembaga penelitian yang tersebar di Amerika. Pemerintah Amerika Serikat mulai memberikan izin penggunaan internet ke arah komersial pada awal tahun 1990.

sejarah perkembangan internetPada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access, e-mail/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Saat itu, layanan berbasis grafis seperti web ( World Wide Web atau WWW) belum ada. Yang ada hanyalah layanan yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip dengan layanan web, tetapi sistem kerjanya masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Program browser web yang pertama lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Apakah kamu tahu arti browser? Browser adalah perangkat lunak untuk menjelajahi internet (browsing). Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Browser pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang digunakan saat ini.

Perkembangan Internet Di Indonesia

Sementara itu, sebagian masyarakat Indonesia baru bisa menikmati layanan internet komersial sekitar tahun 1994. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan komputer di universitas itu dengan jaringan komputer di luar negeri. Menurut situs Wikipedia, Rahmat M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan nama-nama yang berjasa di awal pengembangan internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing tokoh telah menyumbangkan keahlian dan dedikasinya dalam mengembangkan jaringan komputer dan internet di Indonesia.

sejarah internet di duniaMenurut data APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pengguna internet di Indonesia mencapai 25 juta orang di akhir tahun 2007. Di seluruh Asia, jumlah pengakses internet di Indonesia menduduki peringkat 5 setelah Cina, Jepang, India, dan Korea Selatan. Namun bila dibandingkan jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan, penetrasi internet ini masih kecil, yaitu ±8,5%. Data pengguna internet di seluruh dunia selengkapnya dapat kamu lihat di situs internetworldstats.com. Sedangkan data pengguna internet di Indonesia dapat kamu kunjungi situs apjii.or.id.

Dari uraian diatas diharapkan siswa dapat mengetahui dan memahami sejarah perkembangan internet di dunia dan di Indonesia.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi