Permainan Sepak Bola Kelas 9 SMP

Tuesday, August 25th, 2015 - Kelas 9 SMP, Penjaskes

Permainan sepak bola merupakan permaian yang sangat dikenal oleh semua lapisan msyarakat. Permainan sepak bola dimainkan dari tingkat sekolah hingga tingkat internasional. Permainan sepak bola pada tingkat internasional yang diikuti oleh beberapa negara kita kenal dengan nama Piala Dunia.

Permainan Sepak Bola Kelas 9 SMP

Sejarah Permainan Sepak Bola “Piala Dunia”

Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900 (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya, ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara untuk memainkan tim terkuat mereka. Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditambahi beberapa pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America, dan Piala Afrika.

Piala Dunia bukanlah kejuaraan sepak bola internasional pertama. Sepak bola amatir menjadi bagian dari program Olimpiade untuk pertama kalinya pada tahun 1908. Pada tahun 1909 di Torino diselenggarakan sebuah turnamen sepak bola yang bernama Piala Sir Thomas Lipton. Italia, Jerman, dan Swiss mengirimkan klub mereka yang paling prestisius ke turnamen tersebut namun Persatuan Sepak bola Inggris (FA) menolak tawaran untuk ikut serta dalam kejuaraan itu.

Ide melahirkan kejuaraan sepak bola dunia tercetus pada 1904 di Paris saat Konggres I Fédération Internationale de Football Association. Pada 1928, hasil usaha FIFA dan presiden persatuan sepak bola Perancis (FFFA), Jules Rimet dan rekannya Henri Delaunay, peserta kongres di Amsterdam memutuskan untuk melaksanakan ide tersebut. Setahun kemudian, FIFA secara resmi mempersiapkan sebuah kejuaraan bernama World Cup yang akan berlangsung setiap empat tahun. Pada kongres FIFA 17-18 Mei 1929 di Barcelona, Spanyol, Uruguay mendapatkan dukungan dari 23 peserta kongres menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama menyingkirkan ambisi Hungaria, Italia, Belanda, Spanyol, dan Swedia. Piala kejuaraan ini dikenal dengan Piala Jules Rimet.

Piala Jules Rimet dibuat oleh perupa Prancis, Abel La Fleur, berbentuk oktagonal berlambangkan bumi dipegang oleh Dewa Kemenangan yang bernama Nike (dewa Yunani purba). Piala ini dibuat dari emas, mempunyai berat 3.8 kg dan tinggi 35 cm. Maka Piala Dunia FIFA yang pertama pun diadakan di Uruguay dan berlangsung dari 13-30 Juli 1930. 13 negara turut serta enam dari Amerika Selatan, lima dari Eropa dan dua dari Amerika Utara. Uruguay mengalahkan Argentina 4-2 di depan 93.000 penonton di Montevideo untuk menjadi negara pertama yang merebut piala tersebut.

Selama Perang Dunia II kejuaraan ini terhenti selama 12 tahun, dimulai kembali tahun 1950 di Brasil. Piala Jules Rimet pernah dicuri sewaktu dipamerkan di Stampex Exhibition di Westminster Central Hall, London saat menjelangnya Piala Dunia 1966 di Inggris, namun ia ditemukan 7 hari kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles.

Pada 1970 di Meksiko, FIFA telah memutuskan Brasil menyimpan Piala Jules Rimet karena menjadi negara pertama yang juara sebanyak 3 kali, 1958, 1962 dan 1970.

Badan induk FIFA kemudian membuat piala dunia baru dengan menggunakan emas 18 karat, 36 cm tinggi dan mempunyai berat 4.97 kg dan dirancang oleh perupa terkenal Italia, Silvio Gazzaniaga dan digunakan sehingga sekarang. FIFA menetapkan hanya pemimpin negara dan pemenang Piala Dunia saja yang boleh menyentuh piala tersebut. Replika piala yang dilapis emas akan diberikan untuk disimpan oleh pemenang.

Taktik Dalam Permainan Sepak Bola

Ada 5 syarat dalam suatu tim untuk dapat memenangkan suatu pertandingan/kompetisi yang sangat ketat sekarang ini yaitu: fisik, teknik, kerjasama tim dan mental juara, serta taktik yang jitu dalam suatu tim.

Seorang pemain harus menguasai teknik dasar sepak bola, antara lain:

  • teknik menendang dengan berbagai bagian kaki,
  • teknik menahan bola dengan berbagai teknik,
  • teknik menggiring bola dengan berbagai variasi, dan
  • teknik menyundul bola yang benar.

Formasi Permainan Sepak Bola

Dalam permainan sepak bola ada beberapa formasi penyerangan dan formasi pertahanan. Kedua formasi ini dilakukan untuk mencapai tujuan sesuai dengan strategi yang diterapkan. Pola penyerangan dalam sepak bola diterapkan dengan tujuan agar dapat menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol sebanyak-banyaknya sehingga dapat memenangkan pertandingan. Sementara itu, pola pertahanan diterapkan dalam permainan sepak bola dengan tujuan menghalau dan mempertahankan gawang dari serangan lawan sehingga tidak terjadi gol.

Formasi penyerangan dalam sepak bola

Berikut ini akan dijelaskan berbagai pola formasi penyerangan sebagai  berikut.

a. Pola penyerangan 1-4-2-4

Cara melakukannya sebagai berikut.

  1. Empat pemain  belakang merupakan pemain bertahan menjaga gawang, kemudian 2 center back saling bersisihan bisa melakukan maju membantu penyerangan.
  2. Kedua full back bertugas melindungi 2 center back dan juga membantu melakukan penyerangan secara aktif.
  3. Kedua pemain tengah harus bekerja keras beroperasi pada alapangan tengah.
  4. Empat pemain depan dipersiapkan untuk penyerangan dibantu kedua sayap.Pola penyerangan 1-4-2-4

b. Pola penyerangan 1-4-3-3

Cara melakukannya sebagai berikut.

  1. Kerja sama saling pengertian antarpemain bertahan dengan ketiga pemain di tengah. Koordinasi dengan kedua full back dan ketiga pemain tengah mengatur untuk penyerangan.
  2. Ketiga ujung tombak hanya mengambil bagian dalam pertahanan lawan dengan menekan pertahanan lawanPola penyerangan 1-4-3-3

c. Pola penyerangan 1-4-4-2

Cara melakukannya sebagai berikut.

  1. Di depan daerah pertahanan sendiri diperkuat 4 pemain tengah dengan penggunaan lapangan tengah bekerja sama dengan pemain yang lain.
  2. Menempatkan dua ujung tombak di pertahanan lawan.
  3. Penyerang mencari ruang dan waktu untuk temanteman melakukan aksi perorangan dan kerja sama untuk mencetak gol.Pola penyerangan 1-4-4-2

d. Pola penyerangan 1-1-3-3-3 (pola dengan libero)

Cara melakukanya sebagai berikut.

  1. Posisi belakang libero mempunyai pandangan yang baik terhadap pemain dan data mengontrol seluruh pertahanan sehingga bila terjadi penyerangan dari lawan langsung dapat digagalkan dengan gerakan pasti.
  2. Organisasi pertahanan dengan sistem libero mempunyai kekuatan untuk membangun permainan dan memimpin penyerangan. Libero dapat bergerak ke depan untuk menyerang tanpa harus memikirkan risiko karena tidak harus memperhatikan seorang lawan.Pola penyerangan 1-1-3-3-3

Formasi pertahanan dalam sepak bola

Berikut ini akan dijelaskan beberapa formasi pertahanan dalam sepak bola.

a. Pola pertahanan 1-4-4-2

Cara melakukannya sebagai berikut.

  1. Empat orang pemain yang berada di belakang sebagai pemain bertahan.
  2. Empat orang pemain yang berada di tengah sebagai pemain gelandang tengah.
  3. Dua orang pemain yang berada di depan atau sebagai penyerang. Pada saat bertahan seorang penyerang bisa membantu ke tengah atau ke belakang.Pola pertahanan 1-4-4-2

b. Pola pertahanan  1-4-3-3

Cara melakukannya sebagai berikut:

  1. Empat orang pemain di belakang berfungsi sebagai pemain bertahan.
  2. Tiga orang pemain berada di tengah sebagai pemain gelandang tengah.
  3. Tiga rang berada di depan atau penyerang. Semua dapat berfungsi pemain bertahan pada saat diserang lawan.Pola pertahanan 1-4-3-3

c. Pola pertahanan  1-5-3-2

Cara melakukannya:

  1. Lima orang pemain yang berada di belakang berfungsi sebagai pemain bertahan.
  2. Tiga orang pemain berada di tengah berfungsi sebagai gelandang tengah.
  3. Dua orang pemain yang berada di depan atau penyerang. Semua dapat bekerja sama dalam satu pertahanan jika diserang.Pola pertahanan 1-5-3-2

Peraturan Permainan Sepak Bola

Ada beberapa peraturan permainan yang harus ditaati para pemain sepak bola. Beberapa peraturan itu sebagai berikut.

a. Peraturan Pertandingan

Peraturan dalam pertandingan sepak bola antara lain:

  1. jumlah pemain 11 orang setiap regu.
  2. lamanya permainan 2 x 45 menit.
  3. waktu istirahat 15 menit.
  4. memasuki babak kedua setelah istirahat kedua kesebelasan harus bertukar tempat.
  5. wasit berhak menambahkan waktu bila ada pemain yang luka (cidera).
  6. jika waktu melebihi 45 menit, maka dikatakan injury time.

b. Off side

Off side adalah bentuk pelanggaran apabila bola dimainkan oleh pemain yang berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dari pada bola, kecuali:

  1. berada di lapangan permainannya sendiri;
  2. sekurang-kurangnya ada dua pemain lawan yang lebih dekat pada garis gawang mereka sendiri;
  3. jika bola paling akhir disentuh oleh lawan;
  4. jika ia langsung menerima tendangan gawang, tendangan sudut, lemparan ke dalam, dan bola yang dijatuhkan wasit.

c. Hand ball

Hand ball adalah dengan sengaja maupun tidak sengaja bola tersentuh oleh tangan. Hukuman yang diberikan adalah penalti, jika terjadi di daerah penalti, sedangkan tendangan bebas langsung apabila terjadi di luar daerah penalti/hukuman

d. Throw in (lemparan ke dalam)

Lemparan ke dalam dilakukan apabila bola keluar melewati garis samping lapangan. Peraturan melakukan lemparan ke dalam adalah sebagai berikut.

  1. Pemain yang melakukan lemparan ke dalam harus mempergunakan kedua tangannya dan bola harus dilemparkan melalui atas kepala.
  2. Pemain yang melemparkan bola tidak boleh memainkan bola sebelum bola tersebut disentuh atau dimainkan oleh pemain lain.
  3. Gol tidak boleh langsung dicetak dari lemparan ke dalam.
  4. Tidak boleh melakukan gerak tipu
  5. Waktu melempar kaki harus di belakang garis samping lapangan.
  6. Saat melempar kaki harus berhubungan dengan tanah.

e. Tendangan bebas (free kick)

Tendangan bebas ada dua macam, yaitu:

  1. tendangan bebas langsung, artinya tendangan yang langsung diarahkan ke gawang lawan tanpa harus menyentuh pemain lain, dan
  2. tendangan bebas tidak langsung, artinya tendangan yang tidak langsung diarahkan ke gawang lawan, melainkan harus menyentuh pemain lain.

f. Tendangan sudut (corner kick)

Bola seluruhnya harus melampaui garis gawang, kecuali antara kedua tiang gawang dan palang gawang. Apabila bola terakhir dimainkan oleh pihak yang mempertahankan, maka salah seorang pemain dari pihak penyerang harus melakukan tendangan sudut sebagai bentuk hukuman dalam permainan sepak bola.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi