Rangkuman Materi Pelajaran Ekonomi Kelas 11 SMA

Saturday, September 24th, 2016 - Ekonomi, Kelas 11 SMA

Rangkuman materi pelajaran Ekonomi kelas 11 SMA berikut disusun berdasarkan buku paket pelajaran EKonomi pada kelas 11 SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. berikut rangkuman materi pelajaran Ekonomi kelas 11 SMA secara lengkap.Rangkuman Materi Pelajaran Ekonomi Kelas 11 SMA Lengkap

Rangkuman Materi Pelajaran Ekonomi Kelas 11 SMA

Bab I Ketenagakerjaan dalam Pembangunan Ekonomi

  1. Penduduk Indonesia adalah semua orang yang berdomisili atau menetap di wilayah geografis Republik Indonesia.
  2. Jumlah penduduk yang terlalu besar tidak otomatis menjadi modal yang besar juga bagi pembangunan suatu negara, justru dapat menjadi beban atau tanggungan bagi penduduk lainnya yang termasuk dalam angkatan kerja di negara tersebut.
  3. Angkatan kerja adalah penduduk berumur lima belas tahun ke atas yang mempunyai pekerjaan atau orang yang sedang mencari pekerjaan.
  4. Dari keseluruhan angkatan kerja dalam suatu negara tidak semua mendapat kesempatan untuk bekerja sehingga angkatan kerja dikelompokkan menjadi angkatan kerja yang bekerja dan angkatan kerja yang menganggur.
  5. Pemerintah dituntut untuk aktif dan kreatif dalam menciptakan kesempatan kerja bagi angkatan kerja melalui program dan kebijakan yang efektif.
  6. Sejak lama pemerintah dihadapkan pada permasalahan serius dibidang ketenagakerjaan, yaitu masalah pengangguran. Terjadinya pengangguran terkait dengan usaha-usaha pembangunan yang dilakukan oleh negara.
  7. Pembangunan Indonesia di masa depan sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia yang sehat secara fisik dan mental serta mempunyai keterampilan dan keahlian kerja. Mengingat masalah ketenagakerjaan di Indonesia bersifat multidimensi, cara pemecahannya pun harus multidimensi.
  8. Penganggur terdiri atas:
    1. penganggur terbuka (open employment);
    2. penganggur terselubung (underemployment).
  9. Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi:
    1. faktor ekonomi terdiri dari:
      • sumber alam,
      • modal,
      • organisasi,
      • teknologi,
      • pembagian kerja, dan
      • skala produksi.
    2. faktor nonekonomi:
      • manusia,
      • sosial,
      • budaya, dan
      • politik dan administratif.
  10. Menurut Simon Kuznets, pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan kapasitas dalam jangka panjang dari suatu negara untuk menyediakan berbagai barang ekonomi bagi penduduknya.

Bab II APBN dan APBD

  1. Tujuan penyusunan APBD adalah sebagai pedoman penerimaan dan pengeluaran negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan untuk meningkatkan produksi memberi, kesempatan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, untuk mencapai kemakmuran masyarakat.
  2. APBD disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan keuangan daerah. Setelah era otonomi daerah, penyusunan APBD, yang lebih mengutamakan nuansa masyarakat, benar-benar dibutuhkan dalam rangka memecahkan permasalahan pembangunan daerah dengan potensi lokal yang dimiliki.
  3. Salah satu perangkat kebijakan pemerintah ialah kebijakan fiskal yang dikenal sebagai kebijakan anggaran karena terkait dengan pengaturan APBN.
  4. Pada kenyataannya, hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah masih ditandai dengan tingginya kontrol pemerintah pusat terhadap proses pembangunan daerah dan menyebabkan terjadinya ketergantungan fiskal.
  5. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  6. Tujuan PAD adalah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mendanai pelaksanaan ottonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.

Bab III  Pasar Modal

  1. Pasar modal adalah wahana untuk mempertemukan pihak-pihak yang memerlukan dana jangka panjang dengan pihak yang memiliki dana tersebut.
  2. Untuk mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar dan efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat, pemerintah membentuk Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) guna melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan kegiatan pasar modal.
  3. Efek yang diperdagangkan di pasar modal dapat berupa:
    1. surat pengakuan utang;
    2. surat berharga komersial berupa saham, obligasi, sekuritas derivatif, tanda bukti hutang, dan sekuritas kredit;
    3. atau setiap instrumen apa pun yang ditetapkan Bapepam sebagai efek.

Bab IV Perekonomian Terbuka

  1. Dalam perekonomian terbuka, perdagangan internasional merupakan salah satu bagian penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara tersebut. Dengan adanya perekonomian terbuka, setiap negara akan berkonsentrasi pada bidang yang memiliki keunggulan komparatif.
  2. Proses globalisasi telah meningkatkan kadar hubungan saling ketergantungan antarnegara dan menimbulkan proses menyatunya ekonomi dunia sehingga batas-batas antarnegara dalam berbagai praktik usaha dan bisnis seolah-olah dianggap tidak berlaku lagi.
  3. Perdagangan internasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia. Adanya perdagangan internasional menimbulkan penawaran dan permintaan terhadap valuta asing.
  4. Segala transaksi yang dilakukan oleh suatu negara dalam hubungan ekonominya dengan negara lain baik berupa barang, jasa, maupun modal tercatat secara sistematik dalam neraca pembayaran.
  5. Perdagangan internasional seringkali menghadapi berbagai hambatan yang dibuat suatu negara untuk melindungi kepentingan bisnis lokal. Hambatan ini dapat berupa tarif dan nontarif.
  6. Impor adalah kegiatan memasukkan atau mendatangkan barang atau jasa dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan konsumen atau untuk keperluan produksi di dalam negeri.
  7. Devisa adalah kekayaan suatu negara dalam bentuk mata uang asing yang berguna sebagai alat pembayaran internasional dan bersifat convertible.

Bab V Akuntansi dan Sistem Akuntansi

  1. Akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan dilakukannya penilaian dan pengambilan keputusan secara jelas dan tegas bagi pihakpihak yang menggunakan informasi tersebut.
  2. Sistem pembukuan berpasangan, yang disebut juga sistem kontinental, diperkenalkan oleh Luca Pacioli dan Leonardo da Vinci.
  3. Pemakai akuntansi dikelompokkan menjadi pihak intern dan pihak eksternal. Pihak eksternal antara lain pemilik/investor, kreditor, pemerintah, karyawan, sedangkan pihak intern meliputi manajemen perusahaan (pemimpin).
  4. Akuntansi dikelompokkan dalam enam bidang:
    1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting),
    2. Akuntansi Biaya (Cost Accounting),
    3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting),
    4. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting),
    5. Akuntansi Anggaran (Budgeting Accounting), dan
    6. Akuntansi Pemeriksanaan (Auditing Accounting).
  5. Kewajiban suatu perusahaan melaksanakan pembukuan/akuntansi di Indonesia diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang Pasal 6, UU No. 6 Tahun 1983 Pasal 28 dan UU Pajak Tahun 2000 Pasal 28  Ayat 1–12.
  6. Profesi akuntansi dapat dibedakan atas:
    1. akuntan publik,
    2. akuntan internal,
    3. akuntan pemerintah, dan
    4. akuntan pendidik.
  7. Kegunaan akuntansi antara lain:
    1. untuk mendapatkan informasi ekonomi (informasi keuangan perusahaan) yang akurat sehingga pemakai dapat mengambil keputusan dengan tepat;
    2. untuk memberikan pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik perusahaan;
    3. untuk mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.
  8. Konsep dasar akuntansi adalah konsep yang berlaku secara umum tentang suatu asumsi, anggapan, pandangan umum atau pendapat dalam menyajikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Konsep dasar akuntansi meliputi konsep kesatuan usaha, konsep harga perolehan, konsep kesinambungan, konsep pengukuran dengan uang, periode akuntansi, dan penetapan beban dan pendapatan.
  9. Standar akuntansi keuangan adalah himpunan prinsip, prosedur, metode, dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya yang ditujukan kepada pihak luar perusahaan. Tujuan akuntansi keuangan dan laporan keuangan pada dasarnya untuk menyediakan informasi keuangan suatu badan usaha yang akan digunakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi.
  10. Unsur laporan keuangan perusahaan terdiri dari:
    1. laporan perhitungan laba/rugi,
    2. laporan perubahan posisi keuangan, dan
    3. neraca.

Bab VI Struktur Dasar Akuntansi

  1. Dalam mengerjakan persamaan akuntansi, sebelumnya diawali dengan analisis secara teliti:
    1. tentukan akun yang muncul/timbul yang dinyatakan berkurang atau bertambah;
    2. pastikan pengaruhnya terhadap harta, utang atau modal.
  2. Transaksi yang mengakibatkan modal bertambah adalah sebagai berikut.
    1. Investasi/penyetoran modal.
    2. Penerimaan pendapatan dan laba.
    3. Investasi tambahan.
  3. Transaksi yang mengakibatkan modal berkurang, yaitu
    1. pembayaran beban-beban,
    2. pengambilan pemilik, dan
    3. kerugian.
  4. Unsur laporan keuangan perusahaan terdiri dari:
    1. laporan penghitungan laba rugi;
    2. laporan perubahan posisi keuangan;
    3. neraca.
  5. Akun adalah formulir tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat mengubah susunan komposisi harta, kewajiban, dan modal perusahaan.
  6. Tujuan pemberian kode akun adalah untuk memudahkan proses pencatatan, pencarian, dan penyimpanan setiap akun. Kode akun adalah pemberian tanda/nomor tertentu dengan memakai angka, huruf, atau kombinasi angka dan huruf pada setiap akun.
  7. Kode akun terdiri dari:
    1. kode numerial, dan
    2. kode desimal,  yang terbagi atas kode kelompok dan kode blok.
  8. Tujuan penyusunan laporan perubahan posisi keuangan adalah untuk mengikhtisarkan semua pembiayaan dan investasi termasuk seberapa jauh perusahaan telah menghasilkan dana dari usaha selama periode bersangkutan.
  9. Harta (aktiva) adalah sumber ekonomis yang juga meliputi biaya-biaya yang terjadi akibat transaksi sebelumnya dan mempunyai manfaat pada masa yang akan datang.
  10. Kewajiban adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh perusahaan pada masa yang akan datang sebagai akibat kegiatan usaha.

Bab VII Tahap Pencatatan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

  1. Tahap pencatatan dalam siklus akuntansi terdiri dari bukti transaksi, jurnal, dan buku besar.
  2. Semua pencatatan harus didukung dengan bukti transaksi atau dokumen transaksi.
  3. Bukti transaksi terdiri dari:
    1. bukti internal, seperti bukti kas masuk, bukti kas keluar, dan memo;
    2. bukti eksternal, seperti kuitansi, faktur, nota kontan, nota debit, nota kredit, dan cek.
  4. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menganalisis transaksi adalah sebagai berikut.
    1. Tentukan pengaruh penambahan dan pengurangan dalam perkiraan yang bersangkutan.
    2. Tentukan akun apa saja yang dipengaruhi.
    3. Tentukan debit/kredit akun yang bersangkutan.
    4. Tentukan jumlah yang harus didebit atau dikredit.
  5. Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis dengan menunjukkan perkiraan yang harus didebit atau dikredit beserta jumlahnya.
  6. Fungsi jurnal ialah sebagai berikut:
    1. pencatatan,
    2. historis,
    3. analisis,
    4. instruktif, dan
    5. informasi.
  7. Buku besar adalah kumpulan perkiraan untuk mencatat perubahan transaksi yang mengakibatkan perubahan pada harta, utang, modal, pendapatan, dan beban.
  8. Memindahkan transaksi dari jurnal ke buku besar disebut posting.

Bab VIII Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

  1. Dalam perusahaan perseorangan saldo laba/saldo rugi dan prive diperhitungkan ke modal. Demikian juga dengan perusahaan jasa, saldo laba/rugi dan prive diperhitungkan ke dalam modal. Jumlah pendapatan diselisihkan dengan beban. Jika pendapatan lebih besar dari beban, berarti memperoleh laba yang sifatnya menambah modal, sebaliknya jika pendapatan lebih kecil dari beban, diketahui kerugian yang sifatnya mengurangi modal.
  2. Untuk memeriksa keseimbangan jumlah saldo debit dan saldo kredit akun-akun buku besar setelah diadakan penutupan, disusunlah  daftar yang disebut dengan neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan berisi akun riil saja, yaitu harta, utang, dan modal.
  3. Sesuai dengan siklus akuntansi maka tahap-tahap yang dikerjakan dalam proses akuntansi sangatlah berhubungan erat. Neraca saldo disusun berdasarkan buku besar. Neraca saldo tersebut digunakan sebagai dasar untuk menyusun kertas kerja. Seterusnya kertas kerja digunakan sebagai pedoman/alat bantu dalam menyusun laporan keuangan.
  4. Neraca saldo adalah suatu daftar yang berisi saldo-saldo sementara setiap akun buku besar pada suatu saat tertentu.
  5. Jurnal penyelesaian adalah jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam akun sehingga saldo mencerminkan jumlah yang sebenarnya.
  6. Jurnal penutup adalah pencatatan pemindahan saldo akun nominal (sementara) berupa pendapatan dan beban ke akun modal melalui ikhtisar laba/rugi, serta pemindahan saldo akun prive ke akun modal.
  7. Neraca saldo setelah penutupan adalah neraca saldo yang disusun setelah akun nominal atau akun sementara ditutup atau dinolkan saldonya dengan cara membuat jurnal penutup.

Bab IX Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

  1. Tahap pelaporan siklus akuntansi dibagi tiga bagian, yaitu
    1. laporan laba/rugi,
    2. laporan perubahan modal, dan
    3. laporan neraca.
  2. Laporan laba/rugi adalah laporan keuangan yang menyajikan pendapatan dan beban suatu perusahaan pada periode tertentu.
  3. Bentuk laporan laba/rugi terdiri dari:
    1. bentuk stafel (laporan), dan
    2. bentuk skontro (sebelah-menyebelah).
  4. Metode penyajian laporan laba/rugi terdiri dari:
    1. langkah tunggal (single step) , dan
    2. langkah ganda (multi step).
  5. Laporan perubahan modal adalah suatu ikhtisar tentang perubahan modal yang terjadi selama periode tertentu.
  6. Unsur-unsur yang memengaruhi laporan perubahan modal adalah
    1. modal awal,
    2. tambahan investasi,
    3. laba bersih dan rugi bersih,

Semoga dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran Ekonomi kelas 11 SMA tersebut dapat memudahkan kita mempelajari materi EKonomi pada kelas 11 SMA.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi