Rangkuman Materi Pelajaran PKN Kelas 3 SD

Sunday, October 2nd, 2016 - Kelas 3 SD, PKN

Rangkuman materi pelajaran PKN kelas 3 SD pada halaman ini disusun berdasarkan buku pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) untuk kelas 3 SD/MI yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. berikut rangkuman materi pelajaran PKN kelas 3 SD secara lengkap..Rangkuman Materi Pelajaran PKN Kelas 3 SD,rangkuman pkn kelas 3 sd semester 1 sumpah pemuda,rangkuman materi pkn kelas 3 sd semester genap,rangkuman pelajaran pkn kelas 3 sd semester 2,ringkasan materi pkn kelas 3 sd semester 1,ringkasan materi pkn kelas 3 sd semester 2,ringkasan materi pkn kls 3 sd semester 2,ringkasan materi pkn kelas 3 semester 2,ringkasan materi pkn kelas 3 semester 1,rangkuman pkn kelas 3 sd sumpah pemuda,rangkuman pkn kelas 3 semester ganjil,ringkasan pkn kelas 3 sd semester 1,ringkasan pkn kelas 3 sd semester 2,rangkuman pkn kelas 3 sd harga diri,rangkuman pkn kelas 3 sd semester 1,rangkuman pkn kelas 3 sd semester 2,ringkasan materi pkn kelas 3 sd/mi,ringkasan pelajaran pkn kelas 3 sd,ringkasan pkn kelas 3 semester 2,ringkasan materi pkn kelas 3 sma,ringkasan materi pkn kelas 3 smp,rangkuman pkn kelas 3 semester 1,rangkuman pkn kelas 3 semester 2,rangkuman pkn kelas 3 sd bab 1,ringkasan materi pkn kelas 3,ringkasan pkn kelas 3 sd,rangkuman pkn kelas 3 sd,ringkasan pkn kelas 3

Rangkuman Materi Pelajaran PKN Kelas 3 SD

Bab I Sumpah Pemuda

  1. Sumpah Pemuda adalah janji para pemuda Indonesia yang diucapkan pada saat Kongres Pemuda II
  2. Isi Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut.
    1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia.
    2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
    3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
  3. Sejarah Sumpah Pemuda diawali dengan munculnya berbagai organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan di Indonesia. Kemudian para pemuda mengadakan Kongres Pemuda Pertama pada tanggal 30 April–2 Mei 1926. Dilanjutkan dengan Kongres Pemuda II tanggal 27–28 Oktober 1928 dengan ketua Sugondo Joyopuspito.
  4. Tokoh-tokoh peristiwa Sumpah Pemuda di antaranya Muhammad Yamin, Sugondo Joyopuspito, W.R. Supratman, M. Tabrani, dan Amir Syarifuddin.
  5. Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak persatuan dan kesatuan bangsa dalam mencapai kemerdekaan Indonesia. Oleh sebab itu, persatuan dan kesatuan bangsa harus kita jaga dan lestarikan.
  6. Pengamalan nilai-nilai Sumpah Pemuda dilaksanakan dengan cara berikut.
    1. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
    2. Ikut serta dalam kegiatan kemanusiaan.
    3. Turut serta dalam kegiatan bersama di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
  7. Organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan, misalnya Jong Java, Jong Sumatra Bond, Jong Minahasa, Jong Celebes, Jong Batak, dan Jong Ambon.
  8. Persatuan dan kesatuan dalam masyarakat bermanfaat untuk:
    1. menciptakan keharmonisan dan kerukunan, serta saling menghormati;
    2. membuat kita menjadi kuat dan mampu menyelesaikan pekerjaan yang lebih besar;
    3. menciptakan rasa kebersamaan.

Bab II Norma yang Berlaku dalam Masyarakat

  1. Aturan dalam keluarga merupakan aturan yang pertama kali diperkenalkan pada kita. Aturan keluarga bertujuan untuk mengatur kehidupan keluarga agar dapat berjalan dengan tertib dan teratur.
  2. Aturan di sekolah disebut tata tertib sekolah. Tata tertib sekolah bertujuan untuk mengatur kegiatan di sekolah agar berjalan dengan baik dan lancar. Aturan ini harus ditaati oleh semua warga sekolah, di antaranya kepala sekolah, guru, karyawan, dan para siswa.
  3. Aturan di sekolah biasanya dibuat oleh pihak sekolah. Selain tata tertib sekolah, ada juga tata tertib kelas. Tata tertib kelas dapat disusun bersama oleh semua siswa di kelas dengan dipimpin oleh guru.
  4. Aturan di masyarakat bertujuan untuk mengatur kehidupan agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.  Aturan ini ada yang tertulis, ada juga yang tidak tertulis.
  5. Cara melaksanakan aturan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
    1. Aturan dalam keluarga dapat dilakukan dengan cara mematuhi perintah orang tua, menghormati orang tua, dan membantu orang tua.
    2. Aturan di sekolah dapat dilakukan dengan cara datang ke sekolah tidak terlambat, menghormati guru, menolong teman, dan menjenguk teman yang sakit.
    3. Aturan dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara mengikuti kegiatan di masyarakat, seperti kerja bakti, ronda malam, rapat kampung, serta tidak membuat kekacauan di masyarakat.
  6. Akibat melanggar peraturan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
    1. Akibat melanggar aturan dalam keluarga biasanya anak dimarahi oleh orang tua. Kadang-kadang orang tua juga memberi sanksi jika anaknya melanggar aturan dalam keluarga, seperti membersihkan halaman dan tidak boleh bermain.
    2. Akibat melanggar aturan di sekolah siswa akan mendapatkan sanksi berupa pemberian tugas. Jika pelanggaran yang dilakukan berat, siswa dapat dikeluarkan dari sekolah.
    3. Warga yang melanggar aturan di masyarakat biasanya akan mendapat teguran dari Ketua RT atau RW. Akibatnya dapat juga dijauhi oleh masyarakat di lingkungannya.

Bab III Harga Diri

  1. Harga diri adalah suatu nilai atau kehormatan diri seseorang yang menyangkut kepribadiannya
  2. Manfaat harga diri, di antaranya
    1. memberikan semangat dalam melakukan kegiatan;
    2. memberi rasa percaya diri yang tinggi;
    3. dapat diterima orang lain;
    4. mendorong kita berbuat yang baik.
  3. Bentuk-bentuk harga diri, di antaranya
    1. menghargai diri sendiri;
    2. mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri;
    3. menerima keadaan diri apa adanya;
    4. mau berusaha mengembangkan kelebihan diri.
  4. Perilaku yang mencerminkan harga diri, di antaranya
    1. meminta maaf jika bersalah;
    2. mengucapkan terima kasih atas bantuan orang lain;
    3. menghargai sesama;
    4. ramah kepada orang lain;
    5. berkata sopan kepada orang lain;
    6. menolong sesama yang membutuhkan;
    7. tidak mengejek orang lain.
  5. Semua yang ada di dalam diri kita merupakan karunia dari Tuhan. Oleh sebab itu, kita tidak boleh sombong karena kelebihankelebihan kita. Sebaliknya, kita harus bersyukur atas anugerah-Nya.

Bab IV Bangga Sebagai Bangsa Indonesia

  1. Ciri khas bangsa Indonesia adalah mempunyai keanekaragaman suku, budaya, dan adat istiadat. Semua itu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.
  2. Kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia. Kebanggaan ini kita wujudkan dengan sikap dan perilaku sebagai berikut.
    1. Senang menggunakan barang-barang buatan dalam negeri.
    2. Mencintai kebudayaan Indonesia.
    3. Mau berusaha membangun bangsa Indonesia
  3. Kebiasaan yang perlu dilakukan sebagai wujud kebanggaan terhadap bangsa Indonesia, di antaranya
    1. belajar dengan sungguh-sungguh,
    2. menerima kebaikan dan kekurangan bangsa,
    3. bersikap sopan dan ramah kepada siapa pun, dan
    4. bersikap jujur, disiplin, kerja keras, serta bertanggung jawab.
  4. Usaha yang dilakukan untuk memperbarui sumber daya alam, yaitu
    1. usaha pelestarian tanaman;
    2. usaha pelestarian hewan;
    3. usaha pelestarian tanah;
    4. usaha pelestarian air;
    5. usaha pelestarian udara.
  5. Sebagai yang dilakukan untuk membangun bangsa Indonesia, yaitu
    1. Sebagai pelajar harus giat belajar;
    2. Sebagai petani mengolah sawah dan ladang dengan baik;
    3. Sebagai pegawai negeri melayani kebutuhan masyarakat dengan ramah;
    4. Sebagai pejabat mengabdi kepada kepentingan rakyat

Kami harap dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran PKN kelas 3 SD seperti diatas akan memudahakan kita mempelajari materi PKN dikelas 3 SD.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi