Rangkuman Materi Pelajaran Seni Tari Kelas 11 SMA

Wednesday, September 21st, 2016 - Kelas 11 SMA, SBK

Rangkuman materi pelajaran Seni Tari kelas 11 SMA berikut disusun berdasarkan buku pelajaran Seni Tari untuk kelas 11 SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Berikut rangkuman materi pelajaran Seni Tari kelas 11 SMA secara lengkap.Rangkuman Materi Pelajaran Seni Tari Kelas 11 SMA

Rangkuman Materi Pelajaran Seni Tari Kelas 11 SMA

Bab 1 Nilai Keindahan Karya Tari

  1. Seni dianggap indah karena seni merupakan ungkapan perasaan manusia yang dituangkan melalui media tertentu dan menghasilkan sesuatu yang bernilai tinggi.
  2. Seni tari merupakan ungkapan perasaan manusia yang dituangkan melalui gerak tubuh sebagai medianya.
  3. Setiap bentuk karya tari memiliki keindahan masing-masing.
  4. Koreografi digunakan untuk menyebut pengetahuan tentang penyusunan atau penggarapan tari.
  5. Penyusun, penggarap, atau penata tari disebut koreografer.
  6. Bentuk tari tunggal merupakan karya tari yang umumnya hanya ditarikan oleh seorang penari. Namun, ada beberapa bentuk tari tunggal yang dapat ditarikan oleh lebih dari seorang penari.
  7. Di Indonesia, istilah koreografi baru dikenal sekitar tahun lima puluhan.
  8. Berdasarkan makna katanya, koreografi berarti catatan tari.
  9. Berdasarkan bentuk koreografinya, tarian di Indonesia diklasifikasikan menjadi tiga bentuk, yaitu tari tunggal, tari berpasangan, dan tari kelompok.
  10. Tari tunggal yang harus diperagakan oleh seorang penari biasanya mengambil tema penokohan dalam suatu cerita.
  11. Karya tari tunggal yang dapat ditarikan secara massal biasanya mengambil tema menirukan binatang, pekerjaan, permainan, atau hal-hal lain yang hanya menunjukkan jabatan.
  12. Peranan karya tari tunggal bagi masyarakat, yaitu sebagai sarana upacara, sarana pergaulan, dan sarana tontonan atau pertunjukan.
  13. Salah satu dorongan kodrati manusia, di samping mempertahankan kehidupannya, adalah untuk menikmati keindahan.
  14. Keindahan pada seni tari sangat kompleks karena banyaknya elemen yang ada dalam karya tari.
  15. Cabang kesenian, pada dasarnya, dapat digolongkan menjadi dua, yaitu seni rupa dan seni pertunjukan.
  16. Seni pertunjukan atau seni tontonan mencakup beberapa jenis seni, seperti seni drama, seni suara atau seni musik, dan seni tari.
  17. Keindahan dan keunikan karya seni tari dapat dilihat berdasarkan elemen yang ada, seperti gerak, iringan, tempat, tata busana, dan tata rias. Karya seni tari akan lebih sempurna jika dilengkapi dengan tata sinar atau lighting dan tata suara atau sound system.
  18. Secara umum, ukuran keindahan karya tari dapat diketahui, di antaranya, melalui hal berikut.
    1. Adanya kesesuaian antara segala elemen dalam karya tari dengan tema tari.
    2. Adanya kesesuaian antarelemen dalam karya tari.

Bab 2 Menyusun Karya Seni Tari

  1. Sinopsis dalam karya tari merupakan ringkasan atau abstraksi dari apa yang diungkapkan dalam sebuah karya tari.
  2. Sebuah sinopsis dapat menginformasikan terlebih dahulu mengenai isi sebuah karya tari sebelum kita menyaksikan pertunjukannya.
  3. Sinopsis dapat berupa uraian kalimat yang menerangkan dengan jelas mengenai isi karya tari.
  4. Selain berupa uraian kalimat, sinopsis dapat berupa puisi yang menggambarkan dengan jelas isi karya tari. Sinopsis berupa puisi, banyak dipakai pada berbagai karya tari kreasi baru.
  5. Tujuan pembuatan sinopsis pada sebuah karya tari, yaitu agar penonton mengetahui dengan lebih jelas mengenai karya tari yang akan ditonton.
  6. Sinopsis karya tari dibuat dengan memerhatikan hal-hal berikut.
    1. Isi dari sinopsis harus jelas, sesuai dengan isi karya tari.
    2. Kalimatnya harus mudah dipahami oleh masyarakat.
    3. Sinopsis dibuat singkat, namun mencakup keseluruhan gambaran karya tari.
  7. Sinopsis karya tari biasanya dibacakan oleh pembawa acara pada saat sebuah karya tari akan dipertunjukkan. Namun, sinopsis juga dapat dicantumkan pada buku katalog pertunjukan. Katalog tersebut umumnya disebarkan kepada masyarakat jauh hari sebelum waktu pertunjukan.
  8. Pada umumnya, sinopsis dibuat oleh penata tari. Penata tari merupakan orang yang paling memahami mengenai karya tari yang diciptakannya.
  9. Tema, sebagai dasar pembuatan gerak tari, harus dipilih secara cermat. Kita harus dapat menarikan tema yang telah kita pilih.
  10. Langkah yang harus dilakukan untuk menyusun gerak tari, di antaranya, melakukan eksplorasi gerak.
  11. Eksplorasi gerak bertujuan untuk mendapatkan gerak tari sesuai dengan yang diharapkan.
  12. Sebelum melakukan eksplorasi gerak, kita harus sudah menentukan tema tari, bentuk karya tari, dan jumlah penari.
  13. Eksplorasi gerak untuk tari tunggal berbeda dengan eksplorasi gerak untuk tari berpasangan maupun kelompok.
  14. Gerak merupakan materi karya tari yang paling utama. Oleh karena itu, penari yang akan menampilkan karya tari harus benar-benar menguasai gerak tarinya.
  15. Sebelum menampilkan karya tari di depan penonton, kita harus mempersiapkan beberapa hal berikut.
    1. Materi karya tari dengan gerak sebagai unsur utamanya.
    2. Unsur pendukung karya tari.

Bab 3 Keindahan Karya Tari Kelompok

  1. Pada dasarnya, karya tari berfungsi sebagai sarana upacara, sarana hiburan, dan sarana pertunjukan atau tontonan.
  2. Tari kelompok merupakan bentuk karya tari yang diperagakan oleh lebih dari dua orang penari.
  3. Dalam menarikan tari kelompok diperlukan kerja sama antarpenari.
  4. Jenis tarian yang digunakan dalam peristiwa yang berkaitan dengan acara keagamaan berarti karya tari tersebut berfungsi sebagai sarana upacara keagamaan.
  5. Jenis tarian yang berkaitan dengan peristiwa alam dan peristiwa kehidupan manusia berarti karya tari tersebut berfungsi sebagai sarana upacara adat.
  6. Karya tari yang berfungsi sebagai sarana hiburan lebih menitikberatkan pada pemberian kepuasan perasaan tanpa mempunyai tujuan yang lebih dalam, misalnya, memperoleh pengetahuan atau pengalaman dari apa yang kita lihat.
  7. Seni tari sebagai seni pertunjukan mengandung pengertian untuk mempertunjukkan sesuatu yang bernilai seni yang senantiasa berusaha untuk menarik perhatian.
  8. Ciri-ciri karya tari yang berfungsi sebagai sarana pertunjukan sebagai berikut.
    1. Pola penggarapannya merupakan penyajian yang khusus untuk dipertunjukkan (perfoming art), dengan usaha untuk mengembangkan seluruh kaidah-kaidahnya.
    2. Adanya faktor imajinatif dan kreativitas.
    3. Adanya ide yang mengandung dan mengarah kepada bentuk pementasan yang profesional.
    4. Lokasi pementasan di tempat yang khusus, baik berupa gedung pertunjukan tradisional, modern, panggung terbuka atau panggung tertutup.
  9. Tari Rangguk merupakan contoh karya tari yang mengalami perkembangan. Tari Rangguk awalnya merupakan karya tari yang berfungsi sebagai sarana upacara adat, namun saat ini banyak beralih fungsi sebagai seni pertunjukan.
  10. Keindahan karya tari kelompok dapat dilihat dari kesesuaian gerak dan unsurpendukungnya dengan tema karya tari.
  11. Keindahan karya tari kelompok juga dilihat berdasarkan komposisi gerak tari yang memenuhi hal-hal berikut.
    1. Kesatuan.
    2. Keseimbangan.
    3. Selang-seling.
    4. Silih berganti atau berurutan.
    5. Terpecah.
  12. Karya tari disebut unik jika karya tari tersebut mempunyai perbedaan daripada karya tari yang lain.
  13. Keunikan karya tari kelompok dapat dilihat dari gerak, busana, iringan, tata rias, tempat penyajian, variasi pola lantai, komposisi, dan sebagainya.

Bab 4 Mempertunjukkan Kreasi Tari Kelompok

  1. Seni tari, sebagai seni pertunjukan, tidak semata-mata dipertunjukkan hanya untuk tontonan orang lain. Seni tari, sebagai seni pertunjukan, juga harus mempertimbangkan nilai-nilai estetis dan kebermanfaatannya bagi penonton.
  2. Sinopsis karya tari merupakan ringkasan atau abstraksi dari apa yang diungkapkan dalam sebuah karya tari.
  3. Sinopsis disusun secara singkat, jelas, dan kalimatnya mudah dipahami oleh penonton.
  4. Sinopsis dapat disusun sebelum membuat suatu karya tari. Sinopsis yang disusun sebelum karya tari dibuat dapat mempermudah proses pembuatan karya tari. Sinopsis dapat disusun berdasarkan tema dan judul tarian yang telah ditentukan.
  5. Setelah tema, judul, dan sinopsis karya tari dibuat, seorang penata tari dapat membuat gerak tarinya dan meneruskan pembuatan karya tari secara utuh. Namun, perlu diingat bahwa dalam membuat gerak tari perlu adanya eksplorasi gerak supaya gerak yang dihasilkan sesuai dengan tema tari.
  6. Persiapan pertunjukan karya tari, di antaranya, meliputi karya tari dan tempat pertunjukan.
  7. Pertunjukan karya tari perlu dipersiapkan dengan tujuan sebagai berikut.
    1. Ada kesesuaian antarunsur.
    2. Supaya pertunjukan berhasil dengan baik.
    3. Memberikan kepuasan, baik bagi penyaji maupun penonton.
  8. Pertunjukan karya tari perlu memerhatikan beberapa kesesuaian, di antaranya, sebagai berikut.
    1. Kesesuaian gerak tari dengan tema tari.
    2. Kesesuaian antara rangkaian gerak satu dengan gerak berikutnya.
    3. Kesesuaian gerak dengan musik yang mengiringi.
    4. Kesesuaian busana tari dengan tema dan gerak tari.
    5. Kesesuaian gerak tari dengan tempat pertunjukan.
    6. Kesesuaian gerak tari dengan bentuk pola lantai.
  9. Hal-hal berikut harus dilakukan jika memperagakan karya tari orang lain.
    1. Mengetahui dan memahami tema karya tari.
    2. Memahami, menirukan, dan menghafalkan gerak tari satu per satu.
    3. Banyak bertanya kepada penata tari mengenai karya tari, baik tentang unsur utama maupun unsur pendukung.
  10. Mempertunjukkan hasil karya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seseorang yang gemar berkarya. Menunjukkan hasil karya berarti memberikan peluang kepada orang lain untuk mengapresiasi karya seni.

Semoga dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran Seni Tari kelas 11 SMA seperti diatas dapat mempermudah kita mempelajari materi Seni Tari di kelas 11 SMA.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi