Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 11 SMA

Thursday, September 22nd, 2016 - Kelas 11 SMA, Sosiologi

Rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 11 SMA berikut disusun berdasarkan buku paket pelajaran Sosiologi untuk kelas 11 SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Berikut rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 11 SMA secara lengkap.Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 11 SMA

Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 11 SMA

Bab I Bentuk-Bentuk Struktur Sosial

  1. Kelompok sosial merupakan suatu unit yang terdiri atas dua orang atau lebih yang saling berinteraksi atau saling berkomunikasi.
  2. Dasar pembentukan kelompok sosial, antara lain adanya minat dan kepentingan bersama.
  3. Sejak dilahirkan manusia sudah memiliki kecenderungan atas dasar dorongan nalurinya secara biologis untuk hidup berkelompok.
  4. Menurut Biersted, ada empat kelompok sosial, yaitu kelompok statis, kelompok kemasyarakatan, kelompok sosial, dan kelompok asosiasi.
  5. Gemeinschaft adalah bentuk kehidupan bersama yang anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal.
  6. Organisasi sosial adalah suatu susunan atau struktur dari berbagai hubungan antarmanusia yang terjadi dalam masyarakat.
  7. Stratifikasi sosial tertutup, tidak memberikan kemungkinan bagi seseorang untuk pindah dari lapisannya.
  8. Stratifikasi sosial terbuka memberikan kesempatan kepada seseorang untuk pindah dari lapisannya apabila ia merasa mampu dan memiliki kecakapan.
  9. Stratifikasi sosial terjadi karena adanya sesuatu yang dihargai dalam masyarakat, seperti uang, tanah, kedudukan, keturunan, dan ilmu pengetahuan.
  10. Unsur-unsur stratifikasi adalah kedudukan atau status dan peran (role).

 

Bab II Konflik dan Integrasi Sosial dalam Masyarakat

  1. Konflik adalah proses sosial di mana orang per orang atau kelompok manusia berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan dengan menggunakan ancaman atau kekerasan.
  2. Konflik dalam masyarakat dikelompokkan dalam konflik pribadi, konflik rasial, konflik politik, konflik antarkelas, konflik internasional, dan konflik antarkelompok.
  3. Konsiliasi merupakan bentuk pengendalian konflik yang pertama dan yang paling penting.
  4. Integrasi berasal dari bahasa Inggris, integration, yaitu pembauran hingga menjadi kesatuan yang bulat dan utuh.
  5. Menurut pengertiannya, integrasi dibagi menjadi integrasi nasional, integrasi budaya, integrasi masyarakat, integrasi bangsa, dan integrasi sosial.
  6. Bentuk-bentuk pengendalian konflik adalah dengan menggunakan cara konsiliasi, mediasi, dan arbitrasi.
  7. Dalam arbitrasi diperlukan pihak ketiga sebagai penengah.
  8. Asimilasi adalah usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap, dan proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama.
  9. Proses asimilasi ditandai dengan pengembangan sikap-sikap yang sama dengan tujuan mencapai kesatuan atau integrasi dari organisasi, pikiran, dan tindakan.
  10. Persaingan dilakukan dengan menarik perhatian publik atau mempertajam prasangka yang telah ada tanpa menggunakan ancaman atau kekerasan.

Bab III Mobilitas Sosial

  1. Mobilitas sosial adalah gerak perpindahan seseorang ataupun sekelompok warga dari status sosial yang satu ke status sosial yang lain.
  2. Mobilitas sosial berdasarkan jenisnya dibagi menjadi mobilitas vertikal dan horizontal.
  3. Saluran-saluran mobilitas sosial, antara lain angkatan bersenjata, lembaga keagamaan, sekolah, organisasi politik, organisasi ekonomi, dan organisasi-organisasi keahlian.
  4. Faktor-faktor yang memengaruhi mobilitas sosial, antara lain tingkat reproduksi, perbedaan tingkat migrasi, perubahan teknologi, perubahan kemampuan, dan perubahan sikap.
  5. Dampak mobilitas sosial, antara lain akan timbul konflik dan penyesuaian pasca konflik.

Bab IV Kelompok Sosial dalam Masyarakat Multikultur

  1. Pembedaan ras dilakukan berdasarkan lokasi geografis dan ciri-ciri fisik, yaitu warna mata, warna kulit, warna rambut, bentuk kepala, dan bentuk wujud.
  2. Faktor penyebab diferensiasi sosial adalah letak keadaan geografis kepulauan Indonesia, perkembangan dan kemampuan daerah, sistem religi, dan asal usul.
  3. Struktur masyarakat majemuk berpotensi menimbulkan konflik.
  4. Masyarakat Indonesia terdiri atas beragam adat istiadat, kebudayaan, agama, sistem sosial, dan bahasa daerah.
  5. Masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terbagi-bagi ke dalam sub-subbab sistem yang berdiri sendiri dan terikat ke dalam ikatan primodial.
  6. Banyak faktor penyebab multikultural, seperti letak wilayah Indonesia, letak dan keadaan geografis setiap wilayah, perkembangan dan kemampuan daerah yang tidak sama.

Bab V Perbedaan dalam Masyarakat Multikultur

  1. Masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terbagi ke dalam subsubsistem yang kurang lebih berdiri sendiri-sendiri.
  2. Kehidupan masyarakat multikultural akan menyebabkan integrasi, konflik, dan kesenjangan sosial.
  3. Masyarakat majemuk diidentifikasikan melalui keragaman kebudayaan, komunitas kultural yang terorganisasi secara politik dan alienasi etnik.
  4. Konsolidasi parameter struktur sosial merupakan kendala yang paling besar bagi terciptanya integrasi sosial.
  5. Kesenjangan ekonomi disebabkan perbedaan kemampuan dalam mengakses ekonomi dan politik.
  6. Multikulturalisme merupakan suatu strategi dari integrasi sosial di mana keanekaragaman budaya diakui dan dihormati.

Semoga dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 11 SMA seperti diatas dapat mempermudah kita mempelajari materi Sosiologi di kelas 11 SMA.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi