Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 12 SMA

Thursday, September 22nd, 2016 - Kelas 12 SMA, Sosiologi

Rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 12 SMA pada halaman ini disusun berdasarkan buku pelajaran Sosiologi untuk kelas 12 SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Berikut rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 12 SMA secara lengkap.Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 12 SMA

Rangkuman Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 12 SMA

Bab 1 Perubahan Sosial

  1. Masyarakat merupakan suatu kumpulan manusia yang mempunyai keinginan yang berbeda-beda sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan.
  2. Setiap masyarakat akan mengalami perubahan, perubahan yang terjadi dalam masyarakat dapat diketahui dengan membandingkan keadaan masyarakat pada masa sekarang dengan keadaan pada masa lalu.
  3. Perubahan sosial dan kebudayaan sulit untuk ditarik garis pemisahnya. Karena tidak ada masyarakat yang tidak dimiliki kebudayaan dan begitu juga sebaliknya.
  4. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat dapat terjadi secara cepat dan lambat tergantung pada masyarakat dilingkungannya sebagai pelaku perubahan sosial budaya. Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk sikap, pola perilaku, nilai-nilai.
  5. Modernisasi berkaitan erat dengan globalisasi. Globalisasi adalah proses menyatunya dunia ke dalam satu kesatuan sistem atau kaidah yang sama sedangkan modernisasi merupakan suatu proses perubahan dari kehidupan tradisional ke teknologis menuju kearah pola-pola ekonomis dan politis. Proses ini berpengaruh terhadap keberadaan bangsa.
  6. Globalisasi harus didukung oleh sumber daya manusia yang maju serta didukung oleh kesiapan dari sumber daya manusia yang maju serta di dukung oleh kesiapan dari sumber daya manusia dalam menghadapi era globalisasi yang sedang terjadi pada saat ini.

Bab 2 Dampak Perubahan Sosial

Perubahan sosial budaya dalam masyarakat tidak terjadi dengan sendirinya, tapi melalui suatu proses, proses perubahan sosial tersebut memberikan dampak atau pengaruh dalam kehidupan masyarakat.

Dampak perubahan sosial terhadap kehidupan masyarakat bersifat positif dan negatif.

Bersifat positif akan melahirkan kondisi hidup yang integrative, pengaruh negatif akan menciptakan kondisi hidup yang disintegratif atau disorganisasi.

Bentuk-bentuk disintegrasi sosial

  1. pergolakan daerah
  2. kenakalan daerah
  3. kriminalitas

Problematik yang menjadi tantangan global terhadap eksistensi jati diri bangsa sebagai berikut :

  1. Pluralitas masyarakat Indonesia tidak hanya berkaitan dengan budaya tetapi juga dimensi sosial , politik, dan ekonomi masyarakat sehingga proses globalisasi informasi membawa dampak yang sangat komplek.
  2. Dampak globalisasi informasi bagi bangsa Indonesia, yaitu dimulai dari timbulnya krisis moneter.
  3. Kemajuan teknologi informasi telah menjadikan jarak spasial semakin menyempit dan jarak waktu semakin memendek.

Dampak positif globalisasi terhadap budaya Indonesia dapat memperkaya unsur-unsur budaya Indonesia dampak negatif yaitu terjadi guncangan budaya dan ketimpangan budaya jati diri yang tersusun adalah jati diri ideal yang akan membangun identitas diri manusia, bangsa dan negara Indonesia

Jati diri inilah yang akan mengembangkan dan membangun bangsa dan negara agar memiliki identitas diri secara komprehensif sebagai pribadi yang percaya pada diri sendiri.

Perubahan sosial budaya menimbulkan dampak pada polapola hubungan sosial antar warga masyarakat, perubahan pola-pola perilaku gaya hidup, sebagaimana kita ketahui bahwa gaya hidup bebas atau liberal berkembang dalam masyarakat sehingga sangat mempengaruhi jati diri manusia, bangsa, dan negara.

Bab 3 Lembaga Sosial

Lembaga sosial (sosial institution) adalah organisasi norma-norma untuk melaksanakan sesuatu yang dianggap penting. Lembaga berkembang berangsur-angsur dari kehidupan sosial manusia. Bila kegiatan penting tertentu dilakukan, dirutinkan, diharapkan dan disetujui, maka perilaku itu telah melembaga. Peran yang melembaga adalah peran ang telah dilakukan, disetujui, diharapkan, dan biasanya dipenuhi dengan cara-cara yang sungguh-sungguh dapat diramalkan, lepas dari siapa orang yang mengisi peran itu. Lembaga mencakup sekumpulan unsur kelembagaan (norma perilaku,
sikap, nilai, simbol, ritual dan ideologi) fungsi Manifes (tujuan yang dikehendaki) dan fungsi laten (hasil/akibat yang tidak dikehendaki) dan tidak direncanakan.

Lembaga sosial dibentuk dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok manusia fungsi lembaga sosial:

  1. Memberikan pedoman pada anggota measyarakat bagaimana bertingkah laku atau bersikap dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat terutama yang menyangkut kebutuhan-kebutuhan manusia.
  2. Menjaga kebutuan masyarakat.
  3. Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial terhadap tingkah laku anggota-anggota.

Lembaga sosial terbentuk dari nilai-nilai norma-norma, adat istiadat, tata kelakuan di masyarakat. Nilai dan norma tersebut di atas akan mengalami suatu proses yang pada akhimya akan menjadi bagaian tertentu dari lembaga sosial.

Proses tersebut dinamakan proses pelembagaan. Proses pelembagaan adalah suatu proses yang dilewati nilai dan norma yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga sosial.

Fungsi pranata keluarga:

  1. Fungsi sosial biologis
  2. Fungsi efektif
  3. Fungsi sosialisasi
  4. Fungsi sosial ekonomi
  5. Fungsi pengawas dan kontrol sosial
  6. Fungsi Protektif
  7. Fungsi sosial religius

Fungsi pranata ekonomi:

Peran serta dan fungsi keluarga dalam kehidupan masyarakat sangat diperlukan agar dapat berbuat dan bertindak sesuai dengan aturan dan fungsi pranata ekonomi diantaranya, penyediaan barang atau jasa di suatu masyaraka. Peran dan fungsi pranata politik diantaranya mengatur hubungan kekuasaan dalam warga masyarakat sehingga tertib sosial tetap terpelihara dan fungsi pranata pendidikan berfungsi sesuai tercantum dalam kurikulum. Artinya mempersiapkan anggota masyarkat untuk mencari nafkah fungsi laten, untuk pemupukan keremajaan, penggunaan pengendalian orang tua, penyediaan sasrana untuk mengembangkan dan mempertahankan sistem kelas sosial. Fungsi pranata agama bagi individu untuk memberikan pedoman bagi manusia baik cara beribadah, berdoa, dan mengatur hubungan antar manusia dan lingkungannya.

Bab 4 Penelitian Sosial

Dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat sekitar kita, banyak terdapat masalah-masalah sosial. Masalah tersebut menarik untuk dijadikan bahan penelitian. Penelitian merupakan usaha untuk memperoleh fakta atau prinsip dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data yang dilaksanakan dengan jelas, teliti, sistematik, dan dapat dipertanggung jawabkan. Penelitian sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan penelitian merupakan suatu rangkaian kegiatan ilmiah yang berawal dari adanya suatu permasalahan yang hendak dicarikan jawabannya, sedangkan penelitian sosial adalah penelitian berdasarkan masalah-masalah sosial yang ada dilingkungan masyarakat.

Langkah pertama dalam penelitian yang dilakukan adalah  merumuskan latar belakang masalah penelitian berdasarkan topik atau tema penelitian yang telah dipilih. Rumusan masalah bertujuan agar dalam suatu penelitian terdapat sebuah rambu atas batasan, agar penelitian tidak berbelit-belit sehingga penelitian yang dilakukan jelas arahannya.

Rancangan penelitian merupakan usaha merencanakan dan menentukan segala kemungkinan serta perlengkapan yang diperlukan. Rancangan penelitian meliputi penelitian, meliputi penentuan masalah penelitian, tujuan penelitian, yaitu alasan mengapa dan untuk apa penelitian, mengambil masalah tersebut.

Selain itu penelitian dikenal adanya metode penelitian yaitu metode yang akan digunakan bersesuaian dengan masalah penelitian. Metode penelitian tes, angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Data merupakan bahan keterangan yang berupa himpunan fakta-fakta, grafik, gambar, angka-angka, tabel, dan lambanglambang yang menyatakan suatu pemikiran objek kondisi dan situasi.

Langkah terakhir dari penelitian adalah penulisan laporan dan mempresentasikannya. Laporan penelitian terdiri atas judul, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, uraian, kesimpulan, daftar pustaka, dan lampiran.

Laporan tersebut kemudian dipresentasikan di depan umum yang memiliki kepentingan terhadap masalah yang diteliti. Untuk memperoleh tanggapan-tanggapan dan menjadi bahan atau ditemukannya sebuah solusi dari masalah tersebut. Tujuan mempresetasikan hasil penelitian untuk menguji apakah penelitian yang dibuat sahih atau tidak sehingga dapat diketahui hasil penelitian tersebut diterima secara objektif atau sebaliknya.

Kami harap dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran Sosiologi kelas 12 SMA seperti diatas akan memudahkan kita mempelajari materi Sosiologi di kelas 12 SMA.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi