Senam Lantai

Wednesday, October 28th, 2015 - Kelas 10 SMA, Penjaskes

Senam lantai merupakan senam yang dilakukan di lantai. Latihan senam ini telah Anda pelajari sejak sekolah dasar. Namun, tingkat kompleksitas gerakan lebih tinggi. Gerakan senam lantai lebih menitikberatkan pada faktor kekuatan dan kelentukan. Namun, bukan berarti komponen lain dari kebugaran jasmani tidak terlibat di dalamnya.

Secara hierarki, senam lantai ini harus dilakukan secara teratur. Jika latihan tidak dilaksanakan dengan teratur maka akan memengaruhi otot dan sendi yang telah dilatih. Hal tersebut dikarenakan aktivitas senam lantai memiliki masa emas, dimana seseorang dapat berprestasi tinggi. Apakah Anda mengetahui jenis-jenis senam lantai?

Pemanasan Untuk Senam Lantai

Sejak sekolah dasar, Anda pasti telah sering mendengar istilah senam lantai. Namun, apakah Anda tahu beberapa gerakan dalam senam lantai? Berikut akan disebutkan beberapa gerakan senam lantai tanpa alat.

  1. Forward roll : berguling ke depan
  2. Back forward roll : berguling ke belakang
  3. Summer vault : salto ke depan
  4. Back Summer vault : salto ke belakang
  5. Kiep : tidur lenting
  6. Roll kiep : berguling lenting
  7. Brug : kayang
  8. Kopstand : berdiri dengan kepala
  9. Handstand overslag : lenting tangan
  10. Flik-flak : lenting tangan belakang
  11. Round of : lenting tangan putar
  12. Squat roll : keseimbangan lutut berguling
  13. Radslag : baling-baling
  14. Rolling : bergulung
  15. Tiger sprong : lompat harimau
  16. Snuck : lompat ikan

1. Manfaat pemanasan pada senam lantai

Aktivitas senam lantai memerlukan beberapa pengembangan komponen kebugaran jasmani. Untuk mencapai pengembangan tersebut, lakukan pemanasan yang akan mendukung materi inti dari suatu latihan. Pemanasan (warming up) sangatlah penting. Pemanasan dilakukan sebelum memulai senam lantai. Manfaat melakukan pemanasan sebelum melakukan senam lantai sebagai berikut.gerakan senam lantai

  1. Memberikan efek rileks terhadap tubuh dan pikiran.
  2. Mempersiapkan tubuh untuk melakukan olahraga.
  3. Melancarkan peredaran darah, syaraf, dan memperluas ruang gerak persendian.
  4. Menghasilkan tenaga tanpa rasa lelah yang premature (kelelahan yang belum saatnya).
  5. Mengurangi kemungkinan terjadinya cedera.

2. Bentuk latihan pemanasan pada senam lantai

Beberapa bentuk latihan pemanasan sebagai berikut.

a. Latihan pelemasan

Latihan pelemasan bertujuan untuk memberikan keleluasaan bergerak, terutama otot dan persendian. Misalnya,  latihan yang dilakukan secara dinamis dengan cara menggeleng-gelengkan kepala ke segala arah, memutar-mutar lengan, bahu, tungkai, dan lutut.

b. Latihan peregangan ringan

Latihan peregangan ringan disebut juga sub starching. Latihan ini bertujuan untuk memperpanjang dan memperluas jaring-jaring otot, serta pengikat tali-tali sendi supaya tidak mengalami cedera. Aktivitas untuk menghindari cedera tersebut yaitu dengan lari-lari kecil sebelum melakukan gerakan inti senam lantai.

Pustaka Materi adalah website dengan informasi pendidikan untuk siswa dan guru dalam bentuk materi pelajaran, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat didownload gratis, soal latihan, soal ujian dan peraturan tentang pendidikan.

Anda dapat menghubungi atau berpartisipasi dengan kami
Pustaka Materi